Selasa, 13 Maret 2012

Sejarah Hukum Perdata

Sejarah Hukum Perdata

Setelah saya mencari artikel mengenai sejarah hukum perdata, bersejarah bahwa, hukum perdata Belanda berasal dari hukum perdata Perancis yaitu Code Napoleon disusun berdasarkan hukum Romawi Corpus Juris Civilis dan pada saat itu hukum inilah yang dianggap paling sempurna.
Ada sejenis hukum privat yang berlaku di Perancis dimuat dalam dua kodifikasi yang disebut Code Civil (hukum perdata) dan Code de Commerce (hukum dagang).
Dahulu kala Perancis mengusai Belanda itu sekitar tahun 1806-1813, kedua kodifikasi itu digunakan di Belanda sampe 24 tahun sesudah kemerdekaan Belanda dari Perancis sekitar tahun 1803. pada waktu pemerintah Belanda yang telah merdeka belum mampu dalam waktu pendek menciptakan hukum privat yang bersifat nasional.

Kemudian pada tahun 1814 Belanda menyusun Kitab Undang-Undang Perdata atau dapat disebut dengan KUHS Negeri Belanda, kodifikasi hukum Belanda yang dibuat oleh MR.J.M. KEMPER disebut ONTWERP KEMPER tetapi beliau tidak memiliki umur yang panjang, KEMPER meninggal dunia pada tahun 1824 sebelum menyelesaikan tugasnya, lalu dilanjutkan oleh NICOLAI yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Belgia.

Pada tanggal 6 Juli 1880 dengan pembentukan dua kodifikasi yang baru diberlakukan pada tanggal 1 Oktober 1838 oleh karena telah terjadi pemberontakan di Belgia yaitu :
1. Burgerlijk Wetboek yang disingkat BW [atau Kitab Undang-Undang Hukum Perdata-Belanda.
2. Wetboek van Koophandel disingkat WvK [atau yang dikenal dengan Kitab Undang-Undang Hukum Dagang

Pembentukan hukum perdata [Belanda] ini selsai tanggal 6 Juli 1830 dan diberlakukan tanggal 1 Pebruari 1830. Tetapi bulan Agustus 1830 terjadi pemberontakan di bagian selatan Belanda sehingga kodifikasi ditunda dan baru dilaksanakan tanggal 1 Oktober 1838. Menurut Prof Mr J, Van Kan BW adalah Meskipun BW dan WvK merupakan terjemahan dari Code Civil hasil jiplakan yang disalin dari bahasa Perancis ke dalam bahasa nasional Belanda.

Pengertian Hukum Perdata

Hukum Perdata

Menurut saya hukum merupakan aturan yang sifatnya memaksa.
Hukum perdata merupakan suatu aturan yang mengatur tingkah individu satu dengan individu yang lain dengan membatasi kebutuhan yang di perlukan oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Hukum perdata dapat digolongkan antara lain menjadi:
    1. Hukum keluarga
    2. Hukum harta kekayaan
    3. Hukum benda
    4. Hukum Perikatan
5. Hukum Waris

Hukum Perdata dapat dibagi menjadi Hukum Privat Materil dan Hukum Perdata Formil .
Hukum privat atau hukum perdana materil merupakan hukum yang mengatur hubungan antar seorangan didalam masyarakat dari kepentingan masing-masing orang tersebut .
Sedangkan Hukum Perdata Formil merupakan hukum yang mengatur bagaimana caranya melaksanakan praktek di lingkungan pengadilan perdata.
Jadi kita sebagai masyarakat diharuskan untuk mematuhi hukum yang berlaku agar kita menjadi masyarakat indonesia yang memiliki hukum yang kuat dan sempurna.

Diposkan oleh Secreet blog's

Minggu, 18 Desember 2011

Tempat Wisata di Korea

Korea is Beautiful ..



MENYAMBANGI sebuah negara yang terkenal dengan pusat perbelanjaan merupakan suatu aktivitas mengasyikkan. Karena dengan berbelanja menghasilkan kepuasan tersendiri.

Nah, bagi para pecinta belanja yang sedang berada di Korea, inilah beberapa tempat belanja yang paling banyak dikunjungi wisatawan saat di Korea.
Myeong-dong Shopping Area
Myeong-dong merupakan pusat perbelanjaan trendi di Korea. Dengan luas lebih dari 300.000 m2, pusat perbelanjaan itu tak hanya menjual pakaian saja, tapi juga ada sepatu, tas, aksesori, dan kosmetik. Myeong-dong seperti surga belanja bagi para wisatawan mancanegara.

Bagaimana tidak? Di sana Anda disuguhkan barang-barang ternama dengan harga miring. Sebut saja merek seperti H&M, Uniqlo, dan Forever 21. Selain itu, ada juga pedagang-pedagang dengan kios kecil.

Baik siang maupun malam, Myeong-dong selalu dipenuhi oleh kaum muda. Di tempat ini juga terdapat berbagai pilihan restoran, kafe, kedai kopi, hingga klub malam.

Namdaemun Market
Selain sebagai pasar ritel terbesar di Seoul, Namdaemun Market merupakan salah satu pasar tertua di negeri Gingseng ini. Pasar ini tidak bisa dilalui dengan mobil, sehingga Anda bebas berjalan-jalan di sepanjang jalan yang di kanan-kirinya terdapat toko-toko.

Untuk menyambangi ke Namdaemun Market, Anda dapat menempuhnya dengan kereta bawah tanah atau bus. Bahkan, kita hanya butuh waktu 10 menit saja dengan berjalan kaki dari stasiun metropolitan Seoul. Tempat ini pun strategis karena dekat dengan stasiun kereta bawah tanah Hoehyon.

Pasar ini juga dijual berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari baju, perlengkapan make up, tas, sepatu, sampai makanan. Semuanya serba ada. Tempat ini juga terkenal dengan harga grosirnya, banyak toko-toko di Korea yang membeli barang-barangnya di Namdaemun Market untuk dijual kembali.

Insadong
Di Insadong banyak menjual barang-barang kerajinan, seperti lukisan, bingkai, keramik, dan pernak-pernik lainnya. Selain menjual kerajinan, di sana juga terdapat restoran dan kafe yang menyajikan makanan tradional khas Korea.

Migliore
Bagi Anda yang menyukai pusat perbelanjaan seperti ITC, Migliore menjadi tempat yang sangat tepat untuk Anda kunjungi. Berbagai produk terbaru dan unik dijual di sini, mulai dari dress, rok motif, kaus, sampai aksesori ala Korea tersedia di sini. Ternyata, sebagian besar barang yang dijual adalah non-branded "made in Korea".

Sejauh ini, Anda hanya bisa menemukan Migliore di dua tempat, yaitu di Myeongdong dan Dongdaemun Market. Untuk menemukan tempat ini, juga tak terlalu rumit. Di Myeongdong, Migliore bisa Anda temukan tepat di gerbang utama. (dari berbagai sumber).


sumber : http://travel.okezone.com/read/2011/10/07/407/512441/5-tempat-wisata-belanja-di-korea

Senin, 28 November 2011

My Hobby

 Bercerita Tentang Hobby ..


              Hobby merupakan kegiatan yang sering kali dilakukan oleh setiap orang . Hobby merupakan hal yang dapat memberikan motivasi ketika seseorang merasakan jenuh, merasakan suatu hal yang benar benar memBTkan . Dengan hoby kita bisa melakukan apa saja yang kita inginkan bahkan nantinya akan berkembang sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat .

saya adalah orang yang mempunyai banyak hobby, dari tidur.. makan.. minum.. mandi.. yaa, semua orang pasti memiliki hobby yang sama dengan saya .

namun, saya memiliki hobby yang sebetulnya seperti ..
  • menulis
  • menggambar
  • mewarnai
  • membaca
tapi, semua itu hanya rekayasa saja . hehe 
sebenernya si gw gak punya hobby yang mendominan .
semua gw jalanin apa ada nya . mother said : "kamu pintar masak yaa .."
nah, kemungkinan gw punya hobby masak .
tapi gak juga sih . father said : "kamu jago berantem yaa .."
dan kemungkinan juga gw punya hobby cari masalah . (-.-)

jadi kesimpulannya gw ga punya hobby .
kalo boleh jujur , gw suka banget jalan-jalan ke alam terbuka .
itu hobby bukan.?
tapi kayak nya bukan ..

pusing ngomong soal hobby .
daripada mikir pusing-pusing bikin tulisan about hobby, mendingan makan soto padang aja yuuk..
I LIKE soto padang . ;D

Minggu, 20 November 2011

Mengapa Koperasi di Indonesia Belum Berkembang Pesat ?

Mengapa Koperasi di Indonesia belum berkembang Pesat.?


           Koperasi sangat lamban perkembangannya, kita bisa melihat koperasi yang berdiri tidaklah banyak. Biasanya koperasi ada pada sekolah-sekolah, desa, ataupum lembaga tertentu. Banyak orang yang lebih memilih berkunjung pada minimarket, pasar swalayan yang dapat di temui dimana saja serta terlihat lebih elite dan elegan. Banyak orang yang memandang sebelah mata dengan berdirinya koperasi bahkan kesadarn masyarakat sangatlah minim. 
 
          Alasan Utama Mengapa koperasi di Indonesia belum berkembang pesat, yaitu karena adanya permasalahan yang dihadapi oleh koperasi, permasalahan itu meliputi Permasalahan Internal dan permasalahan eksternal adalah sebagai berikut: 

Permasalahan Internal:
1) Para anggota Koperasi yang kurang dalam penguasaaan ilmu pengetahuan dan teknologi ,dan kemampuan menejerial.
2) Alat perlengkapan organisasi koperasi belum sepenuhnya berfungsi dengan baik. 
3) Dalam pelaksanaan usaha, koperasi masih belum sepenuhnya mampu mengembangkan kegiatan di berbagai sektor perekonomian karena belum memiliki kemampuan memanfaatkan kesempatan usaha yang tersedia.
4) Belum sepenuhnya tercipta jaringan mata rantai tata niaga yang efektif dan efisien, baik dalam pemasaran hasil produksi anggotanya maupun dalam distribusi bahan kebutuhan pokok para anggotanya.
5) Terbatasnya modal yang tersedia khususnya dalam bentuk kredit dengan persyaratan lunak untuk mengembangkan usaha.
6) Keterbatasan jumlah dan jenis sarana usaha yang dimiliki koperasi, dan kemampuan para pengelola koperasi dalam mengelola sarana usaha yang telah dimiliki.
7)  Kebanyakan pengurus koperasi telah lanjut usia sehingga kapasitasnya terbatas

Permasalahan Eksternal:
1). Bertambahnya persaingan dari badan usaha yang lain yang secara bebas memasuki bidang usaha yang sedang ditangani oleh koperasi 
2). Kurang adanya keterpaduan dan konsistensi antara program pengembangan koperasi dengan program pengembangan sub-sektor lain, sehingga program pengembangan sub-sektor koperasi seolah-olah berjalan sendiri, tanpa dukungan dan partisipasi dari program pengembangan sektor lainnya.
3). Dirasakan adanya praktek dunia usaha yang mengesampingkan semangat usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan gotong-royong.
4). Masih adanya sebagian besar masyarakat yang belum memahami dan menghayati pentingnya berkoperasi sebagai satu pilihan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.
5). Tingkat harga yang selalu berubah (naik) sehingga pendapatan penjualan sekarang tidak dapat dimanfaatkan untuk meneruskan usaha, justru menciutkan usaha.

Seharusnya masalah seperti ini pemerintah sanggup mengatasi, bagaimana cara menciptakan koperasi yang berkembang pesat di indonesia. Membuat kesadaran bagi masyarakat dalam menilai koperasi dan mensejahterakan perekonomian indonesia.

Sumber : seputar-mahasiswa blogspot.com

Bapak Koperasi Indonesia


SEJARAH BAPAK KOPERASI INDONESIA


Dr.(H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta (populer sebagai Bung Hatta, lahir di Fort de Kock, Sumatera Barat, 12 Agustus 1902 – meninggal di Jakarta, 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun) adalah pejuang, negarawan, dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama. Ia mundur dari jabatan wakil presiden pada tahun 1956, karena berselisih dengan Presiden Soekarno. Hatta dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Bandar udara internasional Jakarta menggunakan namanya sebagai penghormatan terhadap jasanya sebagai salah seorang proklamator kemerdekaan indonesia .


Nama yang diberikan oleh orangtuanya ketika dilahirkan adalah Muhammad Athar. Anak perempuannya bernama Meutia Hatta menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta.

Hatta lahir dari keluarga ulama Minangkabau, Sumatera Barat. Ia menempuh pendidikan dasar di Sekolah Melayu Fort de Kock dan pada tahun 1913-1916 melanjutkan studinya ke Europeesche Lagere School (ELS) di Padang. Saat usia 13 tahun, sebenarnya ia telah lulus ujian masuk ke HBS (setingkat SMA) di Batavia (kini Jakarta), namun ibunya menginginkan Hatta agar tetap di Padang dahulu, mengingat usianya yang masih muda. Akhirnya Bung Hatta melanjutkan studi ke MULO di Padang. Baru pada tahun 1919 ia pergi ke Batavia untuk studi di Sekolah Tinggi Dagang "Prins Hendrik School". Ia menyelesaikan studinya dengan hasil sangat baik, dan pada tahun 1921, Bung Hatta pergi ke Rotterdam, Belanda untuk belajar ilmu perdagangan/bisnis di Nederland Handelshogeschool (bahasa inggris: Rotterdam School of Commerce, kini menjadi Universitas Erasmus). Di Belanda, ia kemudian tinggal selama 11 tahun.
Hatta memiliki kesadarn besar dalam berpolitik, ia sering menghadiri ceramah-ceramah atau pertemuan-pertemuan politik. Hatta mengidolakan tokoh politik bernama Abdul Moeis. Saat berusia 15 tahun, Hatta merintis karier sebagai aktivis organisasi, sebagai bendahara Jong Sumatranen Bond (JSB) Cabang Padang. Pada usia 17 tahun, Hatta lulus dari sekolah tingkat menengah (MULO). Lantas ia bertolak ke Batavia untuk melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Dagang Prins Hendrik School. Pemuda Hatta makin tajam pemikirannya karena diasah dengan beragam bacaan, pengalaman sebagai Bendahara JSB Pusat, perbincangan dengan tokoh-tokoh pergerakan asal Minangkabau yang mukim di Batavia, serta diskusi dengan temannya sesama anggota JSB: Bahder Djohan.
Pada awalnya beliau  bermaksud menempuh ujian doctoral di bidang ilmu ekonomi pada akhir tahun 1925. Karena itu pada tahun 1924 dia non-aktif dalam PI. Tetapi waktu itu dibuka jurusan baru, yaitu hukum negara dan hukum administratif. Hatta pun memasuki jurusan itu terdorong oleh minatnya yang besar di bidang politik. Sewaktu Republik Indonesia Serikat (RIS) berdiri, bung Hatta juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri. Selanjutnya setelah RIS menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bung Hatta kembali menjadi Wakil Presiden. Selama menjadi Wakil Presiden, Bung Hatta tetap aktif memberikan ceramah-ceramah di berbagai lembaga pendidikan tinggi. Dia juga tetap menulis berbagai karangan dan buku-buku ilmiah di bidang ekonomi dan koperasi. Dia juga aktif membimbing gerakan koperasi untuk melaksanakan cita-cita dalam konsepsi ekonominya. Tanggal 12 Juli 1951, Bung Hatta mengucapkan pidato radio untuk menyambut Hari Koperasi di Indonesia. Karena besamya aktivitas Bung Hatta dalam gerakan koperasi, maka pada tanggal 17 Juli 1953 dia diangkat sebagai Bapak Koperasi Indonesia pada Kongres Koperasi Indonesia di Bandung. Pikiran-pikiran Bung Hatta mengenai koperasi antara lain dituangkan dalam bukunya yang berjudul Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun (1971). Bung Hatta, wafat pada tanggal 14 Maret 1980 di Rumah Sakit Dr Tjipto Mangunkusumo, Jakarta, pada usia 77 tahun dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada tanggal 15 Maret 1980.





Pedagang Bakso yang Sukses


Pedagang Bakso yang Sukses
BAKSO PAK DE



Terkenal dengan sebutan bakso pak de . Tempat makan ini sudah menjadi tempat favorit bagi semua pecinta bakso . Dari awal yang sederhana, asal mulanya tempat ini hanyalah sebuah rumah yang berukuran sedang lalu dimanfaatkannya halaman rumahnya tersebut untuk berjualan bakso.
Sebenarnya pak de hanyalah orang kampung yang ingin mengadu nasib di Jakarta. Dengan bermodalkan uang yang tidak seberapa dia putuskan untuk datang ke Jakarta. Rumah yang saat ini di gunakan sebagai tempat berjualan sebenarnya milik kerabatnya. Pakde di perbolehkan untuk menempati dengan syarat berbagi keuntungan . Suatu hal yang wajar .Bakso pak de berdiri pada tahun 2001, letaknya berjualannya sangat strategis sekali. Dia berjualan, di samping sekolah Galatia.
Walaupun banyak pesaing tetapi pak de tetap optimis bahwa bakso buatan nya lah yang mampu menghasilkan cita rasa yang enak .
Tahap yang dilakukan oleh pak de sendiri adalah menjual bakso sendiri, baik dengan gerobak atau membuka gerai. Lalu persiapkan diri untuk membangunnya menjadi lebih besar.
Pesan dari pak de Anda bisa membuka cabang atau menjual waralaba. Membuka cabang akan memerlukan investasi baru, tetapi ini bisa diatasi dengan mencari pemodal jika Anda belum sanggup. Anda juga bisa dengan menjual waralaba, meskipun keuntungannya lebih kecil tetapi Anda tidak perlu mengeluarkan modal, bahkan Anda bisa mendapatkan uang. Namun sebelum ini dilakukan, saya anjurkan Anda untuk melindungi asset Anda, terutama aset yang berupa merk dagang dan sistem. Anda perlu berkonsultasi dengan orang yang pakar dibidang hukum bisnis atau ke departemen ekonomi. Akan sangat baik jika Anda juga mendapatkan ijin Departemen kesehatan dan mendapatkan sertifikat halal.